RSS

Arsip Kategori: PHP

PHP with SQL SERVER

Biasanya PHP sering dikombinasikan dengan menggunakan MYSQL sebagai database nya seperti paketan yang tersedia dalam XAMPP.

Namun bagi yang ingin melakukan koneksi database dari PHP ke MSSQL, berikut adalah caranya :

Contoh potongan script PHP yang melakukan koneksi ke MSSQL2000:

// 1. Connect ke database
$sqlconn=mssql_connect(“localhost”,”root”,”password”);

// 2. Pilih database
mssql_select_db(“namadatabase”, $sqlconn);

// 3. Siapkan SQL Query dalam string
$querystr = “select * from namatabel”;

// 4. Eksekusi Query
$queryres = mssql_query($querystr, $sqlconn);

// 5. Cetak semua data yang ada dalam tabel di mana field yang akan ditampilkan adalah field1 dan field2
while($fetch= mssql_fetch_object($queryres))
{
echo $fetch->field1.” “;
echo $fetch->field2.”<br>”;
}

// 6. Tutup koneksi
mssql_close($sqlconn);

Semoga membantu

 
Leave a comment

Posted by pada Januari 3, 2009 in PHP

 

Kaitkata: , ,

PHP : Mengganti nomor port Apache

Setelah post yang sebelumnya mengenai JSP dengan Tomcat yakni bagaimana cara mengubah nomor port nya, maka posting kali ini akan membahas mengenai bagaimana cara mengubah nomor port Apache.

Untuk Apache yang saya bahas ini adalah Apache yang terinstall langsung dengan menggunakan XAMPP.

Langkah-langkahnya :

  1. Masuk ke “:\Program Files\xampp\apache\conf\httpd.conf” (letak Anda menginstall)
  2. Bukalah httpd.conf tersebut dengan menggunakan “Notepad” atau “TextPad”
  3. Cari tulisan “Listen 8080″ ini adalah nomor port Anda. Jika ingin Anda ubah, ubahlah dengan catatan nomor port > 8000. Nomor-nomor yang saya sarankan antara lain dimulai dari 8080-8089. Seharusnya dengan nomor-nomor ini sudah cukup untuk Anda pilih.. ^^

Nah, bagaimana cara mengubah ROOT FOLDER letak penyimpanan file-file PHP Anda?

Masih di tempat yang sama, yakni httpd.conf, Anda cari tulisan :

DocumentRoot “D:/WWW/PHP” –>ini artinya anda meletekkan ROOT folder Anda di drive D: dalam folder WWW dalam folder PHP.

Pastikan juga Anda mengecek tulisan ini :

<Directory “D:/WWW/PHP”> –>pastikan sama persis dengan path di atas. Setelah itu save dan restart service Apache Anda.

Semoga membantu.

 
Leave a comment

Posted by pada September 20, 2008 in PHP

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.